IMPLEMENTASI WAWASAN NUSANTARA DALAM BIDANG EKONOMI (2)

UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN
TUGAS PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
NAMA                        : YASHINTA PRISCILIA DANO                           Tanda Tangan        
NIM                            : 1300006069                                                                 Mahasiswa
SEMESTER                : I
KELAS                       : B
FAKULTAS               : FKIP                                                                               Nilai
PRODI                        : PENDIDIKAN MATEMATIKA                                   
NAMA DOSEN         : Drs. SUPRIYADI, M.Si

“Implementasi Wawasan Nusantara dalam Bidang Ekonomi”

1.        Sistem ekonomi seperti apa yang menjadi keinginan bangsa Indonesia? Berikan keterangan singkat!
Jawab: Sistem ekonomi yang menciptakan tatanan ekonomi yang benar-benar menjamin pemenuhan dan peningkatan kesejahteraan serta kemakmuran rakyat secara merata dan adil. Di samping itu, mencerminkan tanggungjawab pengelolaan sumber daya alam yang memperhatikan kebutuhan masyarakat antardaerah secara timbal balik serta kelestarian sumber daya alam itu sendiri.

2.        Dari adanya gejala impor daging sapi, impor kedelai, impor beras, dan sebagainya. Apa pendapat saudara tentang sistem ekonomi yang sekarang terjadi di Indonesia?
Jawab: Menurut saya, hal tersebut terjadi karena adanya kesenjangan dan kemiskinan di Indonesia. Tahun 1998-sekarang Indonesia menganut Sistem Ekonomi Pancasila (era reformasi) yang praktiknya cenderung liberal. Memasuki era globalisasi perekonomian di Indonesia berubah ke arah kapitalis. Yang kita tahu bahwa kapitalisme adalah sistem ekonomi yang memberikan kebebasan secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan perekonomian seperti memproduksi, menjual, menyalurkan barang, dan lain sebagainya. Dalam perekonomian kapitalis setiap warga dapat mengatur nasibnya sendiri sesuai dengan kemampuannya. Sehingga terjadilah persaingan bebas yang membuka kesempatan Indonesia untuk turut andil melakukan perekonomian global.

3.        Bedakan antara sistem ekonomi pasar tradisional dengan mini market seperti indomart dan semacamnya. Tunjukkan ciri-cirinya, mananjemennya, keuntungan yang diperoleh, melibatkan siapa, dan penyelenggaraannya!

Jawab:
Pasar Tradisional
Pasar Modern
Ciri-ciri
Kotor, tidak teratur, harga yang lebih murah, berpapasan langsung dengan pemilik barang dagangan.
Bersih, rapi, harganya lebih mahal, pelayanannya yang baik, tidak berpapasan langsung dengan pemiliknya.
Konsep manajemen
Masih memandang konsumen sebagai objek yang tidak perlu dipikirkan tuntutannya.
Menerapkan agar tuntutan konsumen dalam berbelanja terpenuhi
Keuntungan yang diperoleh
Cukup besar.
Tidak menentu.

4.        Menurut pendapat saudara  sistem ekonomi manakah yang bersifat kerakyatan? Berikan argumentasi!
Jawab: Menurut saya yang bersifat kerakyatan adalah Sistem Ekonomi Kerakyatan. Ekonomi kerakyatan adalah sistem ekonomi nasional yang disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan, di mana produksi dikerjakan oleh semua, untuk semua, di bawah pimpinan anggota-anggota masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengendalikan jalannya roda perekonomian. Ekonomi yang bersifat kerakyatan yaitu penyelenggaraan ekonomi yang memberi dampak kepada kesejahteraan rakyat kecil dan kemajuan ekonomi rakyat.

5.        Apa saran untuk mengembangkan ekonomi sesuai dengan konsep wawasan nusantara?

Jawab: Implementasi wawasan nusantara menjadi pola yang mendasari cara berpikir, bersikap dan bertindak dalam rangka menghadapi berbagai masalah menyangkut kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Untuk mengembangkan ekonomi, maka kita harus senantiasa berorientasi pada kepentingan rakyat dan wilayah tanah air secara utuh dan menyeluruh. Tingkat perkembangan ekonomi harus serasi dan seimbang di seluruh daerah tanpa meninggalkan ciri khas yang dimiliki oleh daerah masing-masing dalam pengembangan kehidupan ekonominya. Kehidupan perekonomian di seluruh wilayah nusantara diselenggarakan sebagai usaha bersama dengan asas kekeluargaan dalam sistem ekonomi kerakyatan untuk kemakmuran rakyat yang sebesar-besarnya.

Komentar

Postingan Populer