IMPLEMENTASI WAWASAN NUSANTARA DALAM BIDANG EKONOMI
UNIVERSITAS
AHMAD DAHLAN
NAMA :
YASHINTA PRISCILIA DANO Tanda
Tangan
NIM :
1300006069 Mahasiswa
KELAS : B
PRODI : PENDIDIKAN MATEMATIKA
NAMA DOSEN : Drs. SUPRIYADI, M.Si
“Implementasi
Wawasan Nusantara dalam Bidang Ekonomi”
Sistem
ekonomi yang menjadi keinginan bangsa Indonesia adalah sistem ekonomi
yang menciptakan tatanan ekonomi yang benar-benar menjamin pemenuhan dan
peningkatan kesejahteraan serta kemakmuran rakyat secara merata dan adil. Di
samping itu, mencerminkan tanggungjawab pengelolaan sumber daya alam yang
memperhatikan kebutuhan masyarakat antardaerah secara timbal balik serta
kelestarian sumber daya alam itu sendiri.
Dari
adanya gejala impor daging sapi, impor kedelai, impor beras, dan sebagainya,
menurut saya hal tersebut terjadi karena adanya kesenjangan dan kemiskinan di
Indonesia. Tahun 1998-sekarang Indonesia menganut Sistem Ekonomi Pancasila (era
reformasi) yang praktiknya cenderung liberal. Memasuki era globalisasi
perekonomian di Indonesia berubah ke arah kapitalis. Yang kita tahu bahwa
kapitalisme adalah sistem ekonomi yang memberikan kebebasan secara penuh kepada
setiap orang untuk melaksanakan kegiatan perekonomian seperti memproduksi,
menjual, menyalurkan barang, dan lain sebagainya. Dalam perekonomian kapitalis,
setiap warga dapat mengatur nasibnya sendiri sesuai dengan kemampuannya.
Sehingga terjadilah persaingan bebas yang membuka kesempatan Indonesia untuk turut
andil melakukan perekonomian global.
Menurut
saya, sistem ekonomi yang bersifat kerakyatan adalah sistem ekonomi kerakyatan,
namun tetap memegang prinsip sistem ekonomi pancasila. Ekonomi kerakyatan
adalah sistem ekonomi nasional yang disusun sebagai usaha bersama berdasar atas
asas kekeluargaan, di mana produksi dikerjakan oleh semua, untuk semua, di
bawah pimpinan anggota-anggota masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan
kemampuan masyarakat dalam mengendalikan jalannya roda perekonomian. Ekonomi
yang bersifat kerakyatan yaitu penyelenggaraan ekonomi yang memberi dampak
kepada kesejahteraan rakyat kecil dan kemajuan ekonomi rakyat.
Implementasi wawasan nusantara menjadi pola yang mendasari cara berpikir,
bersikap dan bertindak dalam rangka menghadapi berbagai masalah menyangkut
kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Untuk
mengembangkan ekonomi, maka kita harus senantiasa
berorientasi pada kepentingan rakyat dan wilayah tanah air secara utuh dan
menyeluruh. Tingkat perkembangan ekonomi harus
serasi dan seimbang di seluruh daerah tanpa meninggalkan ciri khas yang
dimiliki oleh daerah masing-masing dalam pengembangan kehidupan ekonominya. Kehidupan perekonomian di seluruh wilayah nusantara diselenggarakan
sebagai usaha bersama dengan asas kekeluargaan dalam sistem ekonomi kerakyatan
untuk kemakmuran rakyat yang sebesar-besarnya.
Komentar
Posting Komentar